Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana Edukasi Masyarakat Peguyangan Kangin tentang Stop Boros Pangan dan Pemanfaatan Minyak Jelantah
Denpasar – Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Udayana Periode XXXII Tahun 2026 melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk Stop Boros Pangan dan Pengolahan Limbah Rumah Tangga Minyak Jelantah Menjadi Water Candle di Banjar Purnama Asri, Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, Minggu (1/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 85 peserta yang merupakan ibu-ibu PKK Banjar Purnama Asri.
Kegiatan edukasi ini menghadirkan dosen dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana sebagai narasumber utama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan pangan rumah tangga secara bijak serta pemanfaatan limbah dapur secara ramah lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Sebelum kegiatan dimulai, Koordinator Mahasiswa KKN Desa Peguyangan Kangin, I Gede Eka Nugraha Baskara Putra, menyampaikan laporan singkat mengenai program kerja mahasiswa KKN di desa tersebut. Ia menjelaskan bahwa sosialisasi ini dirancang untuk memberikan edukasi praktis kepada masyarakat terkait pengurangan pemborosan pangan serta pemanfaatan limbah rumah tangga agar memiliki nilai guna.
Kegiatan kemudian dibuka oleh Ketua PKK Banjar Purnama Asri, Ni Nyoman Sariani, yang menyampaikan apresiasi atas kontribusi dosen dan mahasiswa Universitas Udayana dalam menghadirkan kegiatan edukatif bagi masyarakat. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan bagi ibu rumah tangga yang memiliki peran penting dalam mengelola pangan di lingkungan keluarga.
Pada kegiatan tersebut, dua dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana hadir sebagai narasumber utama. Materi pertama mengenai gerakan Stop Boros Pangan disampaikan oleh Luh Dian Rna Fajarini, S.TP., M.Sc. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa pemborosan pangan masih sering terjadi di tingkat rumah tangga akibat perencanaan belanja yang kurang tepat, penyimpanan bahan makanan yang tidak sesuai, serta kebiasaan membuang sisa makanan.
“Pengelolaan pangan yang baik di rumah tangga dapat dimulai dari langkah sederhana seperti merencanakan belanja sesuai kebutuhan, menyimpan bahan pangan dengan cara yang tepat, serta memanfaatkan kembali sisa makanan yang masih layak konsumsi. Jika dilakukan secara konsisten, kebiasaan ini dapat membantu mengurangi pemborosan pangan secara signifikan,” jelasnya.
Sementara itu, materi kedua mengenai pengolahan limbah minyak jelantah disampaikan oleh Dewa Ayu Anom Yuarini, S.TP., M.Agb., IPU., ASEAN Eng. Ia menjelaskan bahwa minyak jelantah yang dibuang secara sembarangan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, terutama pencemaran tanah dan saluran air.
“Minyak jelantah yang sering dianggap limbah sebenarnya masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang berguna, salah satunya water candle. Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, kegiatan ini juga membuka peluang pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk sederhana yang memiliki nilai guna bahkan berpotensi untuk dikembangkan secara ekonomi,” ungkapnya.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pelatihan pembuatan water candle secara langsung. Dalam sesi praktik tersebut, peserta diajak mencoba proses pembuatannya dengan pendampingan dari mahasiswa KKN. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama sesi praktik dan diskusi mengenai pengelolaan sisa makanan maupun minyak bekas di rumah tangga.
Kegiatan sosialisasi ini juga mendapat pendampingan dari dosen pembimbing lapangan KKN, Ir. I Gede Arie Mahendra Putra, S.TP., M.TP., IPM., ASEAN Eng., yang menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memberikan edukasi dan solusi praktis bagi masyarakat.
“Kegiatan pengabdian kepada masyarakat seperti ini menjadi bagian penting dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola konsumsi yang lebih bijak serta pengelolaan limbah rumah tangga yang berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, dosen dan mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Udayana berharap masyarakat dapat mulai menerapkan kebiasaan yang lebih bijak dalam mengelola pangan serta memanfaatkan limbah rumah tangga secara kreatif dan ramah lingkungan. Program ini juga sejalan dengan tema KKN Universitas Udayana Tahun 2026, yaitu pengelolaan sampah berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.


UNIVERSITAS UDAYANA